Senin, 03 Oktober 2011

Tidak Ada Orang Say...

Malam hari ini seakan bulan malu menampakkan cahaya romantisnya. Semak rimbun di rumah kosong bergerak tersentak-sentak sesuatu. Siluet indah dua sejoli sedang bermain cinta terlihat bernafsu, penuh gairah masa muda. “Sudahlah dek... buka saja, tidak ada orang yang lihat kok...” suara berat dari siluet bertubuh kekar. “tidak mas... cukup ini saja, aku tidak berani” rintih suara lembut dari siluet bertubuh indah tergeletak dibawah si kekar. “tidak apa-apa sayang... tidak ada orang yang lihat kok... ayolah...” si kekar merayu makhluk indah dibawahnya. “ahhh... kamu... kamu... kamu... kamu bukan dia !? Arrrrgggghhhhh.... pergi kau! Kau bukan orang! Bukan manusia! Bukan adam!” teriak tubuh indah itu. Memberontak, dia berlari. Berlari meninggalkan si kekar. Aahhh sepertinya terlalu lama opening-nya. Pasti kalian berpikir-pikir dan bingung. Kenapa si cewe menganggap kekasihnya bukan manusia. “tidak ada orang yang lihat kok” itulah kutipan yang menjadikan si cewe memberontak dan lari meninggalkan kekasihnya. Dia sadar bahwa jika dia membuka ***sensor ya*** pasti kekasihnya akan melihatnya. Tetapi kekasihnya justru bilang tidak akan ada orang yang melihat. Lha trus dia itu orang atau apa?? Memang kebanyakan orang lebih takut kepada orang lain daripada Tuhan-nya (termasuk saya). Orang lebih takut kepada orang lain karena mereka malu. Malu jika keburukannya diketahui orang lain, tetapi mereka tidak sadar jika Tuhan selalu bersama mereka. Selalu diawasi dan dicatat segala amal perbuatan mereka, amal baik maupun buruk yang dimintai pertanggung jawabannya kelak. Udah ah... intinya hanya ingin share bahwa kita tidak akan lepas dari pengawasan Tuhan dimanapun dan kapanpun. Jadi lebih baik jaga baik-baik tingkah laku kita dimanapun kita berada. Sulit memang, saya juga sering seperti itu... ups! Keceplosan. Tetapi paling tidak kita berusaha untuk selalu mengingat-Nya dan menjaga amal perbuatan kita walaupun lebih banyak lupanya hehehe... Coba dan jangan menyerah yah!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar